Tags

, ,

Judul: Jodoh Untuk Naina
Penulis: Nima Mumtaz
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Label: Le Mariage
Terbit: 2015
Tebal: 252 halaman
ISBN: 978-602-02-6348-9
Buntelan dari Mbak @nima_saleem (hadiah blogtour di blog Mbak @mentionsari)

***

Jodoh untuk Naina, Abah yang pilih. Naina ikhlas.
Tapi, kenapa Abah pilih dia?
Dia yang punya masa lalu kelam.
Dia yang pernah diarak keliling kampung karena berzina.
Dia yang tidak sempurna.
Mengapa Abah begitu yakin dia mampu menjadi imam Naina?
Bagaimana Naina harus menjalani kehidupan rumah tangga bersama pria yang tidak dia sukai, bahkan sebelum akad nikah?
Apakah dia adalah jodoh untuk Naina?

**REVIEW**

Novel ini meceritakan tentang kisah seorang gadis berusia 22 tahun, yang tiba-tiba saja dijodohkan dengan Abahnya. Gadis itu bernama Naina. Naina Humairah. Seorang gadis yang belum lama kuliah dan baru memantapkan hati untuk bekerja.

Ketika itu, Abah membicarakan perihal perjodohan. Naina ingin sekali menolak, namun melihat binar mata Abahnya, Naina tidak tega. Naina menyanggupi perjodohan itu. Meski Ia sangat ragu, karena Naina mengetahui masa kelam calon suaminya itu. Namun lagi-lagi, Naina tak sanggup untuk menolak perjodohan ini.

Pernikahan pun berlangsung dengan mudah, seakan semesta ikut merestui. Sekarang Naina dan Rizal–suaminya–telah resmi menjadi pasangan suami istri.

Akankah mereka berakhir bahagia? Atau berakhir dengan luka? Temukan jawabannya dalam novel Jodoh Untuk Naina ^_^

***

Satu kata setelah menamatkan Novel ini adalah… Whoaaaa! XD. Novel romance dibalut islami yang banyak sekali mengandung pelajaran didalamnya. Aku sangat menikmati kisah Naina dan Rizal yang sangat mengalir lancar. Ada beberapa bagian juga yang begitu menguras emosi juga mengaduk-aduk perasaan hohoho xD

Yup, membaca novel ini, aku seolah ikut merasakan apa yang dialami Naina. Dari awal keraguannya, mencoba menerima, merasakan kebahagiaan, kekecewaan dan bagaimana akhirnya mereka bertahan…

Aku salut banget dengan gaya penulisan Mbak Nima yang apik. Aku suka sekali dengan selipan-selipan religius dalam novel ini, juga selipan bahasa daerah yang menambah nilai plus untuk novel ini.

Aku hampir tidak menemukan typo sama sekali! Yah mungkin hanya satu kata, sih. Tapi itu pun tidak mengurangi kerennya novel ini!

Aku sangat merekomendasikan novel Jodoh Untuk Naina ini untuk kalian yang sedang bimbang alias galau jika dihadapkan dengan kata perjodohan, ckck xD. Tidak hanya itu, ini novel sangat recommended juga kok bagi yang masih remaja dan sudah menikah. Karena, novel ini banyak sekali terkandung hikmah didalamnya. Tentang kasih sayang keluarga, cinta, agama, dan bagaimana kita jangan gegabah dalam mengambil keputusan disaat lagi marah :))). Aku beri 4,5 bintang untuk gadis si berkerudung biru! Sukses terus ya Mbak Nima ^_^

***

1). Naina, tak ada waktu yang terlalu cepat atau terlalu lambat untuk masalah jodoh. Dia akan datang kapan pun dia mau. Karena Allah telah menuliskannya dalam garis takdirmu (Hlm. 2)
2). Dek, yang namanya istikharah itu nggak selalu datang jawabannya lewat mimpi. Dia bisa datang lewat petunjuk yang lain, misalnya kemantapan hati, proses yang nggak berbelit, kelancaran segala sesuatunya, banyak deh (Hlm. 16)
3). Naina, alangkah sombongnya kita sebagai manusia jika tidak mau menerima manusia lain yang ingin berubah. Sedangkan, Allah saja menerima setiap pertobatan. Tuhan tidak pernah membeda-bedakan siapa pun yang ingin kembali pada-Nya. Masa kita sebagai manusia malah menyalahi kehendak-Nya? Tidak ada yang terlalu kotor ataupun bersih di mata-Nya. Apalagi belum tentu kita lebih baik daripada orang tersebut. Itu namanya takabur (Hlm. 80)
4). Ya Rabb, maaf jika aku mencinta makhluk-Mu terlalu sungguh. Maaf jika aku merindu makhluk-Mu dengan segenap rindu yang kupunya. Tapi aku tak sanggup menahan ini, ya Allah. Aku terlalu mencinta, aku amat sangat merindu. Allahku, tolong jaga dia dalam lindungan-Mu. Jaga dia dalam kasih sayangmu. Jaga hatinya agar selalu dalam lingkup rahmatmu (Hlm. 214)

Advertisements