Tags

Di hari Minggu yang sangat cerah ini, Dera memutuskan untuk pergi ke taman. Dera ingin menikmati indahnya bunga-bunga yang sedang bermekaran, sudah lama sekali rasanya Dera tak kesana. Dalam perjalanan, tampaknya Dera sangat menikmati. Setelah berjalan sekitar 10 menit akhirnya Dera sampai. Dia pun langsung duduk di tempat biasa ketika dia kemari.

Drrrtt… Drrtt… Drrtt

Dera meraba sakunya. Handphonenya bergetar, menandakan ada pesan yang masuk. Dera menghela nafas. Baru saja dia duduk, sudah ada yang mengganggunya. Dera langsung membuka pesan itu.

—Alfi—
Hai, Ra! Lo dimana? Gw mo ke rumah lo nih. Lo ada di rumah kan?

Dera mengerutkan keningnya, tumben Alfi SMS, mau ke rumah lagi. Ada apa ya? Dera bertanya dalam hati. Dia pun segera membalas SMS itu.

Sent:
Gue ga di rumah sih, tapi di taman. Kenapa Fi? Ada perlu?

—Alfi—
Oh di taman. Oke gue kesana ya. Gpp nih gue pengen maen aja sama lo. Boleh kan?

Sent:
Oh, kirain ada perlu penting. Oke, kesini aja. Gue tunggu.

—Alfi—
Sip, 🙂

Sambil menunggu kedatangan Alfi, Dera memutuskan untuk membaca Novel yang dibawanya. Ya, Dera kemana-mana selalu membawa Novel. Menurutnya, Novel adalah teman. Contohnya ya seperti saat ini, menemaninya di kala sedang menunggu, menunggu seseorang yang disayanginya. Sekarang Dera tidak ragu, dia yakin dia menyayangi Alfi lebih dari seorang teman.

Advertisements