Tags

Tidak terasa hari ini Dera sudah masuk sekolah setelah dua hari kemarin izin. Dera merasa jauh lebih baik, dia merasa lebih bersemangat. Perasaannya kepada Alfi, Dera tidak tahu, yang dia rasakan dia nyaman jika bersama cowok itu. Dera pun ingin memastikan terlebih dahulu kejadian-kejadian tempo hari saat di kantin, benarkan jika Nadya memiliki rasa yang sama kepada Alfi? Ah, semoga saja tidak, dalam benak Dera.

Hari ini rencananya Dera akan memastikan itu semua. Dera harus menanyakan kepada Nadya tentang ini. Ya, itu berarti dia harus menyiapkan mental. Tapi, bagaimana jika Nadya, sahabat yang begitu disayangi Dera benar menyukai Alfi? Pertanyaan itu terus-terusan muncul di pikiran Dera. Tapi Dera butuh kepastian, dia butuh kejelasan. Bagaimanapun hasilnya nanti, dia harus memantapkan hati untuk menerimanya.

***

Sekarang Dera sudah berada di dalam kelas. Hari masih sangat pagi. Udara terasa sangat dingin karena hujan saat subuh tadi. Dera menghirup udara dengan satu tarikan nafas yang panjang lalu perlahan-lahan dihembuskan, dia melakukannya secara berulang-ulang. Menurutnya cara ini bisa menjadi terapi untuk mempersiapkan diri nanti saat Dera menanyakan tentang perasaan Nadya kepada Alfi.

Menit demi menit berlalu, satu per satu teman-temannya mulai berdatangan. Mereka sangat ramah. Tak lupa mereka menanyakan pula keabsenan Dera selama dua hari kemarin.

Tak lama kemudian, Dera melihat orang yang ditunggu-tunggu. Itu Nadya sedang berjalan menuju kelas. Tapi, astaga Alfi berada disampingnya. Apakah mereka berangkat bersama? Uh, perasaan seperti cemburu langsung hinggap di hati Dera. Baiklah, semua harus jelas hari ini. Kita tunggu saja keputusannya nanti.

Advertisements