Tags

, ,

Judul: Pojok Lavender
Penulis: Primadonna Angela
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2013
ISBN: 978-979-22-9490-3
Jumlah halaman: 256

**SINOPSIS**

Banyak hal dapat terjadi dalam sebuah kafe. Kafe bisa menjadi latar berseminya cinta sampai patahnya hati, menjadi saksi perselisihan sampai saksi persahabatan yang tulus, tempat seseorang mengembangkan harapan atau mematikannya. Drama kehidupan, yang silih berganti.

Dalam buku ini ada beraneka kisah yang berkaitan dengan Pojok Lavender. Ya, Lavender Rosemary, adik Cinnamon Cherry, juga punya ceritanya sendiri. Tapi apa kisah cintanya akan berakhir indah seperti yang dialami banyak pasangan yang berkencan di kafenya?

**REVIEW**

Wah, jujur ya, ini adalah kumcer yang paling bagus yang pernah aku baca. Karena ceritanya meskipun berbeda-beda, tapi ada yang menjadikan penghubungnya. Ya, pojok lavender. Pojok lavender disini itu adalah sebuah kafe. Kafe apa? Cari tau sendiri aja ya. Caranya? Ya beli dong! :)).

Nah, dalam kumcer Pojok Lavender ini, total ada 16 judul cerita lho gaes! Mau tau apa aja? Oke, karena aku baik, aku kasih tau yaaa *tsah sok baik* hihihi :)). Jengg.. Jenggg ini diaaa…
1. Mantan Sahabat
2. Semesta yang Dihuni berdua
3. Modus Operandi
4. Kopi, Saat Jatuh Cinta
5. Kencan Pertama
6. Cinta Itu Seperti Hujan
7. Pretty Duckling
8. Aku, Malaikat Pelindungmu
9. Konser
10. Broadcast Message
11. 39.000 Kaki
12. The Sight
13. Hmm…
14. Dua Cahaya
15. Pojok Lavender
16. #Sisterzone

Nah, dari 16 judul diatas, yang menjadi favoritku adalah Pretty Duckling. Karena aku sangat suka dengan kisah si sosok “Kepang Dua”. Penasaran ya gaes? Makanya yuk di beli aja :p. Oya aku juga suka bangeet sama quote-quotenya. Jadi di setiap awal cerita ini, bunda Donna memberikan quote dan gambar/ ilustrasi juga lho, bikin ngiler. Iya, soalnya gambarnya menu-menu yang ada di kafe itu sih :p hihihi.

Okedeh, karena aku baik (lagi), aku juga mau share quotes-nya nih. Cekidoot:
1). Karena asa, cinta, dan lara bisa bermula dari sesuatu yang sederhana.
2). Kejujuran diperlukan dalam sebuah percintaan. Karena asumsi dan dugaan hanya akan jadi siksaan.
3). Kadang kenyataan menggebrak, melabrak, mendobrak, membuat hidup yang sepertinya biasa-biasa saja, jadi semarak.
4). Karena cinta bisa saja menjelma dalam sekejap mata.
5). Kesan yang didapat pertama-tama belum tentu akan bertahan selamanya.
6). Kadang kita berharap semua akan mudah kala jatuh cinta. Kenyataannya, yang sering dihadapi apa? Susah! Perasaan tiap orang berbeda, bisa jadi masalah. Ya, begitulah.
7). Kecantikan dan kebahagiaan sejati ada di dalam hati. Bukan pada penilaian orang lain yang melakukannya sembari bermain-main.
8). Kalau tidak diucapkan, siapa yang akan tahu? Kalau tidak diutarakan, bagaimana berharap orang lain akan memahamimu? Tapi mungkin ada hikmah di balik semua itu. Barangkali ada orang lain yang ditakdirkan menjadi pasanganmu.
9). Membuat pilihan memang susah. Semoga saja hasilnya takkan membuatmu resah.
10). Ah, teknologi! Kadang membuat berseri-seri! Kadang membuat jeri!
11). Cinta bisa jadi baru disadari, ketika dia tak lagi ada di sisi.
12). Yang namanya kasih sayang bisa menerjang kapan saja, tanpa perlu menabuh genderang. Yang namanya cinta? Begitu pula.
13). Berbuat kebenaran dan melawan godaan… Kadang keduanya sulit dilakukan.
14). Kalau benar-benar cinta dan percaya, menanti adalah pekerjaan yang mudah luar biasa.
15). Kadang sesuatu baru terasa berarti setelah dia pergi.
16). Menanti, ah menanti. Sampai kapan harus tetap sendiri? Bilakah engkau punya nyali untuk melihatku, benar-benar melihatku?

Nah gimana gaes? Keren-keren kan quotes-nya? Ngena kan? Iya kan? Iya dong *lah jawab sendiri* :)). Atau ada yang merasa tertohok? Kalo aku sih ada, iya. Merasa tersindir lho aku bunda Donna hihi :)).

Itulah yang aku suka, dalam kumcer ini, banyak sekali lho, pelajaran yang kita dapat, banyak sekali sentilan-sentilan dalam kehidupan sehari-hari. Memang ciri khas bunda Donna sih, kalo menurutku :)). Jadi yuk gaes buruan baca! Udah baca sendiri kan quotes-nya di atas? Apalagi ceritanya wah keren-keren deh pokoknya. Penuh kejutan di setiap ceritanya.

Inilah saatnya daku memberi rating… Jeng.. Jengg.. Jenggg.. Aku kasih 4 bintang buat kumcer ini! Yay! Sukaa banget sama quotes dan cerita yang penuh sentilan ini, hehehe.

Advertisements